Dugem maya Orla 

ARTI NEGARA

Seperti biasa kita ngopi
mugkin ini sudah menjadi hobi
ngobrol ngalor ngidul
membicarakan negara
seolah-olah kita kepala negara

Bukankah ini kepedulian
sahutku bagsa
mengapa aku tak lebih bijaksana

Mengapa aku buta
tidak bisa mengamati
mengapa aku malu menangis 
untuk kembali menjadi manusia

Ini negara kita
jangan malu-malu menyebutnya

WANITA TUA DAN ANAK-ANAK

Dari suara wanita tua itu, ada
kanak-kanak yang memanggil nama
tuhannya
disela kokok ayam jantan, mereka
bersama berteriak : alif, alif, alif
dan penyair terbunuh oleh suara
petasan : merayakan lebaran

PERSIMPANGAN

Perempuan tanpa kaki menangisi
satu tangan
yang tersisa dan lapar masi ada
tuhan terselip diantara kaleng sarden
dan malaikat
seti mencatat pahala-pahala nabi
mungkin supermarket itulah yang
surga: ada bidadari
bertato mawar, ada susu kaleng
ada semuanya
juga mesin hitung :ckriiiiiiiiing !
seperti bunyi perutmu yang kelaparan

HUJAN BELUM DATANG

Wanita tua memanggil masa lalu
dengan mengeja ayat-ayat tanpa
sajadah
dan tergambar diri kita mengais
cinta dan kasih di uban rambutnya
sejenak ia bertanya tentang kebenaran
lalu kembali malaikat menjawab
dengan hujan yang belum datang


                                                                          Post  : Dugem maya

Dugem maya Orla : Bangsa Ini. Butuh obat pembunu rasa sakit dalam dosis yang kuat. sayangnya kepercayaan terhadap pemerintah, sesuatu yang sangat diperlukan dalam kondisi seperti ini, Justru hampir tidak ada lagi. Penting dicatat, pada tiga tahun terakhir ini, kerusuhan yang penuh kekerasan ,pembakaran dan penjaraH terjadi di berbagai kota besar ,memusnakan sejumlah gedung milik pemerintahan ,termasuk kantor polisi ,
Intensitas kerusuan dalam kurun waktu yang begitu pendek ,belum perna terjadi sebelumnya dalam sejarah Obar ,mengindikasikan memburuknya situasi sosial ekonomi maupun makin menurunnya kemampuan rezim dalam mengatasi pembangkangan publik ,di tengah situasi di mana perasaan dasar akan keadilan sosial sangat kurang ,semuanya bisa sangat meledak
soeharto tak punya reputasi memenuhi tuntutan masyarakat akan reformasi total,lebih -lebih ketika hal itu bisa merugikan kepentingan bisnis keluarganya ,paradoksnya adalah ketika kekuasaan pribadi soeharto begitu kuat ,kemempuan pemerintahnya justru anjlok